Jumat, 04 Mei 2012

sedikit lagi mou!!

siapa baru bangun tidur? dah siang kali.... tapi alasan habis nonton el clasico bisa masuk akal tuk jadi jawaban.
klimaks buat anak2 ibu kota spanyol terjadi di luar dugaan, sebaliknya harapan barca menemui antiklimaksnya saat skenario terbesar pengejaran gagal total.
seri tiga kali dalam enam penampilan terakhir dan tak pernah menang di waktu normal melawan barca yang jadi tuan rumah, el real memang tak diunggulkan dalam laga ini. komentator dan para pengamat bola berpekan-pekan terakhir pun sibuk memojokkan madrid atas nama mental yang katanya melempem di hadapan anak2 katalan.
tapi permainan tetap permainan. ada saatnya kalah dan ada saatnya menang. untuk beberapa tahun terakhir barca boleh dominan atas madrid, tapi semalam takdir memberikan hal lain. barca tersungkur justru dalam moral yang tinggi berbekal 11 kemenangan beruntun, dan pahitnya lagi semua terjadi di nou camp.
akhirnya masa2 kelam madrid di bawah barca berakhir dan kembali ke era keberimbangan. madrid kembali equal kini dengan barca. los galacticos kembali layak disandang tim putih, menyamai julukan tim dari dunia lain ala barca yang dipuja atas nama tiki-taka.
semalam mental barca tak terlalu bagus di lapangan, banyak kesalahan umpan terjadi dalam permainan. tiki-taka pun mampat kala 8 pemain madrid bertumpuk di pertahanan. setelah unggul lewat curian khedira atas penguasaan puyol dalam kemelut, permainan messi cs makin mampat. aksi anak muda macan tello dan thiago gagal menerobos arbeloa. babak kedua pep sukses mengganti xavi dengan alexis yang langsung mencetak gol penyama di menit 70 dalam sebuah kemelut. saat semua orang berpikir bahwa barca sudah back in business, terjadilah aksi ronaldo si cr7 yang mematikan langkah valdes. 1-2 untuk madrid, selisih di klasemen melebar jadi 7 poin.
saya jadi ingin menggoda para ababil pendukung barca yang selalu bilang barca "tak akan pernah" kalah atas madrid. biasa2 aja kali menang kalah, lihat now.
mourinho di ambang predikat manajer tersukses di 3 liga terbesar dunia (eng-ita-spa), dikit lagi!

Sunday, 22 April 2012 at 13:46

logi-logi

wah maret sudah berlalu. bulan yang agak lowong itu beres sudah dan menyisakan sebuah celah yang minta diisi. lowong? yah, karena selama 1 bulan penuh siswa kelas 9 cakra buana gak belajar dalam kelas tapi ujian, ujian, dan ujian terus. di bulan maret juga hampir 2 pekan siswa kelas 7-8 yadika 12 menjalani ujian, remedial, dan proses menuju rapot mid. di maret juga banjiran iklan laporan keuangan mengisi kaveling-kaveling investor daily. dan juga, istri sudah memasuki masa cuti kini. jadi, bulan yang, puji syukur, agak mudah terlewati.
april akan bagaimana? saya berdoa agar baik dan penuh berkat lagi. apalagi, dengan berkat Tuhan, akan ada yang indah tak lama lagi, amin. doain yah.
ok, ulasan kembali ke judul.
maret yang agak lowong itu telah saya isi dengan banyak nonton film. berangkat dari lowongnya waktu dan adanya stok film maka saya memulai maret dengan ghost rider 1 di dvd, sebelum kemudian menyaksikan ghost rider 2 di layar 21. agak ketinggalan zaman yah baru nonton ghost rider 1 hari gini, secara di tv dah sering. alasannya sederhana, waktu agak terbatas selama ini dan saya tak terlalu suka film aksi yang publiksinya tak jorjoran. setelah 2 aksi nicolas cage itu, di tv saya menyaksikan face off diputar ulang. maka, saya pun memburu portofolio nicolas cage dan menonton drive angry plus trespass.
nah kemudian masuklah saya ke logi-logi setelah menemukan transporter 1, 2, 3 di cd case. dalam lowongnya maret, saya pun mencoba menikmati ketiganya. apa sih daya tari dan muatan film ini. oh, kiranya aksi bak taxi 1, 2, 3, 4 muncul juga di sini, mengingatkan saya pada fast furious 1, 2, 3, 4, 5 yang pernah saya tonton. jadilah saya kini tertarik pada kisah panjang logi-logi ala hollywood.
sebelumnya mungkin spiderman 1, 2, 3 dan transformer 1, 2, 3 saja yang memang jadi incaran setelah kisah panjang terminator 1, 2, 3, 4; die hard 1, 2, 3, 4; dan rambo 1, 2, 3, 4. saya malah malas gak malas nonton lord of the ring 1, 2, 3. nonton harry potter pun saya cuma sampai yang ke-5, 3 episode terakhir saya malas.
kalau bisa dilanjut, saya pun berhenti pada eclipse dalam twilight, artinya 1, 2, 3 yah. padahal katanya akan sampai 5. resident evil pun saya baru sampai yang no 3. kadang2, ceritanya logi-logi memang mulai mengada2 kalau film sampai berlogi-logi, beda dengan novel. goal 1-2 saja jadi aneh di episode 3. green street holigan 2 juga tak mengembangkan cerita seri 1-nya. x-man malah berjalan mundur setelah seri 1, 2, 3, dan kembali ke seri 0 dalam wolverine origine dan 00 di first class.
lebih kacau lagi kalau filmya logi-logi indonesia. cek saja get maried atau tarix jabrik yang 2-3 gak semenarik episode 1. mungkin kekecualian dalam merah putih 1, 2, 3 yang memang skenario awalnya sudah untuk 3 episode.
tapi, atas dasar keingintahuan dan waktu luang, setelah transporter, saya kembali tenggelam dalam logi-logi baru saya yang sedikit tertinggal. karena sempat nonton bourne 1 di tv, saya pun mengudak bourne 2 dan 3 di filestube.com. hasilnya, kini saya kepingin menikmati film logi-logi lainnya. di level film sederhana alvin 1, 2, 3 juga beres saya garap, hehehehe.
atas dasar tautan, duologi juga bolehlah. maka death race 1-2 sudah di tangan. step up yang dulu ditonton eps 3d pun saya dah kudak eps 1-2-nya. sekalian mau tahu, spy kids 1, 2, 3, dan 4 juga sudah saya kumpulkan. semoga deh saya makin menikmati hasil kudakan atas logi-logi yang ada dan mulai menunggu logi-logi lanjutan seperti iron man 3, man in black 3, bourne legacy (4), transformer 4, terminator 5, the avenger dan justice league yang jadi muara marvel dan dc comics, spiderman 4, batman 3, fast furious 6, dan lainnya.
kalau ada waktu saya akan kembali ke twilight, harry potter, dan resident evil. bila lebih lowong lagi, saya akan mencari beastmaster 1, 2, 3, 4 dan memantengi rocky 1, 2, 3, 4, 5. logi-logi bulan maret, wow.

Monday, 2 April 2012 at 17:18

bukannya setuju aku diam

bukannya setuju ketika diri tak lagi berontak
bukannya sepaham maka raga tak turun ke jalan
bukannya sekutu yang buat diri diam
bukannya sependapat maka tangan membiarkan

justru setuju diri ini pada penentang derita atas nama pengalihan subsidi
karena setuju maka hati mendoakan perjuangan adik2 di halaman birokrat
sebab setuju jualah raga ini menegang menyaksikan rekan2 dipukuli
dasar setuju pula yang buat jiwa mengharapkan hukuman pada kelaliman

tanyalah mengapa aku tampak linglung
maafkan bila aku hanya memantau
jangan curigai aku yang hanya terpekur
tak perlu aku kalian anggap musuh perjuangan

tapi kebusukan buat diam lebih berguna
keberartian makna perlawanan diam di hati sejak lama
gejolak magma dipaksa diam dan membatu menyaksikan kerakusan
pemimpin korup juga diam menghadapi usaha memelihara negeri yang kadang difitnahkotorkan

jerit kalian akan dipetieskan
suara kawan2 dengan miris kuyakin bakal karam
bukan karena tak sepaham
tapi pemimpin kita sudah terbatukan

bukannya setuju aku diam
namun hati tak berani mengatakan diksi yang lebih bernyali atas nama darah yang harus tumpah bila perjuangan kita lanjutkan

berjuanglah kawan
jaga diri kalian
jaga arah kalian
jaga hati kalian
berjuanglah rekan

setuju, aku setuju!
tapi, biarkan aku memantau dalam doa.

Wednesday, 28 March 2012 at 10:37

menunggu... pagi

iseng ney malam2. mulai bosan nonton tv tapi mata belum mau terpejam. iseng saja memakai gadget setipe sambil mengenang gadget serupa beda kepemilikan yang baru memasuki masa pensiunnya karena diceburin ke got....
bola malam ini sebenarnya seru2, tapi guliran bourne ultimatum dan dark night mengacaukan tayangan, jadi tak lagi seru mantengin bola yang sudah setengah main. malam minggu dan isinya....
jelas beda dengan dulu2 yang jadi masa antisosial kala galau/resah dengan game, film, atau bola. kini aksi mengelus si dede yang masih di dalam perut mamanya cukup seru dijalani. tapi, memasuki masa seolah insomnia ini, bingung juga rasanya mau apa.
makan dah kegendutan, nonton mulai penat, rokok/minum? nggak deh, sadar risikonya pada asma yang sudah lama menghinggapi. jadi ngapain serunya? yang begini ini, corat-coret di internet. memenuhi fasilitas facebook yang sudah mulai sepi pengunjung dibanding tahun2 lalu.
internet memang mempermudah informasi. jadi ingat waktu smp/sma dulu selalu mengincar kompas minggu pagi untuk tahu skor bola, kini mantengin livescore aja sudah tahu semua hasil update sepakbola dunia, hehehehe.... tapi kemudahan itu yang jadi kesulitan baru demi beroleh rasa kantuk seketika. rasanya mengudak ini itu buat mata makin sulit terpejam di waktu lowong ini, secara 6 malam lain di luar malam minggu memang dituntut begadang. ini waktu libur dan bisa tidur malah lebih begadang lagi.
masih uring2an ney dan belum juga benar2 ngantuk. semoga saja habis ketak-ketik ini saya bisa segra lelap. indahnya tidur untuk menunggu pagi.
madrid... saya undur diri yah, juga city.....
huah.... (padahal belum ngantuk juga). selamat malam deh, ups pagi.

mohon maaf mengganggu buat yang mampir dan baca. ini cuma iseng2 saya aja kok.

 Sunday, 25 March 2012 at 01:54

resah

kalau judulnya galau, saya tentu dikira kekanakan. padahal, maknanya tak beda jauh. mungkin aplikasinya saja, karena galau lebih puitis dan amelioratif dibanding resah.
lagi banyak pikiran ney. di satu sisi mau bersantai di zona nyaman, tapi di sisi lain perlu persiapan menyambut hal yang lebih indah. jadilah saya orat-oret belaka dalam ruang ini.
malam ini resah berkemungkinan diredam oleh hasil2 dari lapangan hijau di eropa sana, sekejab ada titik peristirahatan dalam resah yang ngeri2 sedap kalau kata om bathoegana.
akh, makna akhir pekan belum terlalu meresap ney. resah.
semoga saja memang bisa hilang gulana ini.
bola, semoga madrid tak lagi disusahkan wasit dalam berkarya. semoga pula biru langit manchester dan roma kembali berjaya untuk mendamaikan suasana. semoga pula aksi torres mengembalikan kesegaran di kepala.
mau bicara film, takutnya waktu yang ada terlalu terbatas.
ok deh orat-oret singkatnya. kebekuan jemari beberapa pekan lantaran kesulitan gadget ini membuat tariannya tak terlalu indah dan kaku-kau saja.
salam untuk usaha kalian: mourinho, mancini, reja, dan di matteo.

Saturday, 24 March 2012 at 09:55

biancoceleste

hula, sudah berapa hari ney gak punya orat-oret. selain nyesek soal kekalahan timnas u-21 (walau tak mnyurutkan asa mendukung garuda di masa datang) di brunei, gadget kelas kambing saya juga bermasalah. via pc, akh tak dapat feelnya.
jadi cerita saya hari ini adalah peselancaran saya di lemari mbah google pada sebuah tim idola.
yah, beberapa hari ini keisengan saya yang biasanya kratif mengantarkan pada masa lalu yang menyenangkan atas nama lazio, sebuah klub italia yang saya idolai sejak awal 2000.
ketika saya mengangkat diri jadi fans biancoceleste (putih-biru langit), saya belum benar-benar tahu ramainya sejarah klub ini. baru saja saya terhanyut pada kejayaan akhir '90-an, tautannya membawa saya ke dekade itu lebih luas. segera akan saya posting hasil peselancaran tentang parade kostum dan parade bintang.
jauh sebelum era klose saat ini, lazio sempat meraih masa emasnya di era roberto mancini masih jadi pemain. bila sebelumnya urai saya telah membahas era itu, ternyata cerita indahnya mengajak saya ke masa signori, casiraghi, dan protti. kostum yang berciri khas membuat cerita makin seru.
lalu cerita pun mundur lagi ke masa gascoigne, winter, dan doll di kuartal awal '90-an. masih seru, saya jadi makin hanyut dengan masa awal '90-an ala riedle, sosa, dan olivares. maka kemudian, bak membuka mesin waktu, rajawali lazio membawa saya terbang ke masa '80-an. belum sampai ke masa chinaglia di era scudetto pertama era 70-an, cerita yang ada di kepala plus foto2 temuan sudah memberi kesenangan. ternyata metamorfosis dari telur-larva-ulat-kepompong-kupu-kupu juga di alami rajawali biru muda.
sebut saja bila mencermati masa promosi 1984-1985 sejak degradasi ke serie b. era ini ada michael laudrup rupanya yang membina labilistas tim jadi kuat. setelah sempat jadi tim kacangan, berubah jadi medioker awal '90-an, lazio menyeruak di akhir '90-an. jadi juara, berusaha bertahan di awal 2000-an, shock ktika calciopoli di pertengahan dekade, sempat hampir degradasi, dan berjuang kembali ke kelasnya saat ini. lazio, ok!
Wednesday, 14 March 2012 at 11:25

Garuda, Mencoba Melepas Status “Hampir”

sudah berkali-kali hati kecewa menyaksikan garuda gagal juara, namun berkali-kali itu pula hati kembali menaruh harap pada mereka. seingat saya, sea games chiang mai ‘95 adalah pertama kali hati jatuh cinta pada negara ini. bukan karena kehebatan negara ini yang mencapai usia emasnya saat itu, namun sebagai remaja yang haus identitas diri ini merasa nyaman menjadi bagian dari 11 orang yang berdiri di lapangan hijau atas nama INDONESIA.
gagal di chiang mai, gagal pula di piala tiger ‘96, gagal lagi di piala asia walau ada salto pak widodo. lalu sea games jakarta ‘97 kecewa di final lewat uston dan wabia. pra piala dunia prancis juga gagal, walau ansyari lubis dkk sempat menang 8-0 vs kamboja. piala tiger ‘98 kecewa atas sepakbola gajah. sea games ‘99, ‘01, ‘03, ‘05, ‘07, ‘09, bahkan ‘11 lalu juga gagal dari era bepe, boaz, manu wanggai, jajang mulyana, hingga titus bonay. piala tiger hingga ganti jadi piala aff ‘00, ‘02, ‘04, ‘07, ‘08, dan ‘10 lalu deret kecewa juga tersaji walau berganti era dari kurniawan, budi sudarsono, saktiawan sinaga, samsyul haerudin, ponaryo, hingga gonzales. piala asia ‘00 dan ‘04 gagal walau lolos ke putaran grup. piala asia ‘07 juga takluk di gelora bung karno. piala asia ‘11 malah tak lolos. pra piala dunia ‘02 dan ‘06 gagal di fase awal, sementara di ppd ‘10 malah tak masuk fase grup kala takluk oleh suriah. ppd ‘14 lalu masih sesak dengan klimaks 0-10.
kini setiap gelaran kompetisi di level apapun harus diapresiasi. tak hanya miskin, tapi kita kering gelar. beberapa memang sukses ke final dan hampir juara. tapi “hampir” tadilah yang jadi kebiasaan garuda.
awal tahun ini timnas u-17 bisa membuka gembok lemari piala untuk sebuah piala dari hongkong. kini, ada kesempatan kedua dari brunai lewat timnas u-21 yang akan berjuang malam ini.
ayo indonesia, doakan bersama adik2 saya ini. apresiasi bila berprestasi, dan jangan caci bila terhenti. mari berdoa untuk timnas, untuk indonesia!!
“ke pasar beli belati
jangan sampai ketemu vampir
ayo andik beri bukti
bisa juara bukan hampir”

09 March 2012 | 10:43