Jumat, 04 Mei 2012

Berdua Kita Melangkah

tak perlu lagi sedu sedan itu sayangku
putri kita yang cantik itu telah menghadap Yang Kuasa
tak berani aku berkata lebih jauh,
karena hati ini remuk atas dasar malu yang tak terobati
setiap saat aku pun ingin berisak tangis
tapi setahuku tak pernah ada kata puas dalam sesuguk yang kutebar
aku yang bersalah
bukan kau atau siapa
tangan-tangan dokter itu tak punya kuasa
karena aku pun tak berdoa atasnya kala itu
aku hancur
aku remuk
aku tak berdaya
tapi aku lelaki….
aku harus jadi penguatmu
aku harus bisa menyertaimu
pulihlah bunda, pulihlah sayangku
aku telah kehilangan dia, jangan juga kau lakukan itu
kini bunuhlah kegembiraan dari hidupku
buanglah rasa enak atas lidahku
yang kutahu semua hanya ada saat denganmu
hingga kelak kita dititipi penggantinya
Tuhan, jagai istriku….
***
Tuhan, kami titip putri kami!!

02 May 2012 | 23:41

15 Jam untuk Selamanya

tinggallah kini diri ini
bersama dengan bundamu dan semua yang mencintai
sepi selalu melanda sanubari
kosong tak jemu menaupi diri
tak ada ruang yang tak berair mata tersisa
sakit, sedih, dan siksa memayungi….
kini kulit putihmu memeras rindu kami
bau dahimu yang tak tergerus wangi asing pun takkan hilang
isak ayahmu habis tanpa menyiratkan kepuasan….
kami benci saat mereka bilang: kalau, seandainya, seharusnya….
putaran dunia kembali ke satu pekan lalu saja adalah cita yang tak mungkin sayangku….
air susu bundamu mengiringi tangisnya yang kehilanganmu
sesakmu itu harusnya tanggunganku
maafkan aku yang lalai mengiringi hadirmu yang hanya 15 jam di dunia kami yang penat ini
semoga kau bahagia bersama TUHAN wahai darah dagingku….
malu aku akan ketakberdayaan menghadapi detektor yang dengan kejam memutus status kepergianmu
tunggu aku di tempatmu kelak boruku yang terkasih
jadilah penjaga kami bersamaNya di dunia ini
dan siaplah jadi guide buat kami yang menyayangimu di surga kelak bila tiba saatnya
kini tak lagi ada takutku untuk dipaksa ke dunia itu,
karena kutahu ada kamu josephine davina.
pemberian dari Tuhan
pemberian yang berharga
aku malu sayangku….
aku tak berharga…
isakku tak pernah terpuaskan
isakku tak akan menghapuskan

02 May 2012 | 23:25

drama sepakbola

wah, sempat kesal tadi pagi. sudah menyita waktu tidur lebih lama karena perpanjangan waktu dan adu penalti, madrid keok pula rupanya.
tapi, kesal ini tak menyisakan malu buat saya, karena usaha anak2 madrid sudah maksimal dan tanpa kontroversi. kalau mau menyalahkan wasit, penalti bayern malah yang perlu analisis lebih lanjut. tapi sudahlah, yang penting titel juara spanyol sudah terkantungi tiga per empatnya.
drama, yah drama. kerumitan ceritalah yang membuatnya indah. kompleksitas konflik memang bahan yang membuat drama bisa dikaji. dan cerita 2 tahun lalu terulang lagi.
drama untuk 2 tim terbaik 2010 (mu-barca) yang tersingkir terjadi lagi atas gagalnya el clasico pentas di final piala champions.
dengan gaya parkir bus (kalau film tsubasa bilang formasi sangkar burung) chelsea sukses menaklukkan mighty barca dan melaju ke final. di sisi lain bagan pertandingan, madrid yang kini equal dengan level barca malah punya nasib yang juga equal: tersingkir di semifinal. adalah bayern muenchen yang sukses persis seperti 2010 lalu atas mu.
namun final nanti kedua tim akan compang-camping karena akumulasi kartu. sedih memang madrid keok, tapi lebih mudah saat ini menikmati final nanti. kenapa? karena saya tahu mana pihak yang didukung (beda kalau madrid yang lolos menantang chelsea). getah2 mourinho di chelsea dan inter masih tersisa di benak penulis yang mourinho oriented ini. jadi, lampard, drogba, atau cech: saya siap dukung anda semua ketimbang robben.
mau jadi fans cuci tangan kutu loncat? akh, kalau kalian mengenal saya tentu bukan hal baru buat saya mengulas si biru dalam tulisan. yang jelas kini harap yang mungkin adalah mengisi lemari piala tsar roman dengan piala yang gagal diberi mourinho dulu. avram grant pernah membawa the blues memegang sisi kuping trofi ini memang, tapi gagal jua atas penalti terry yang gagal 2008 lalu. ayo chelsea, rebut tiket no 5 inggris untuk liga champions eropa musim depan. kita ulang lagi cerita liverpool yang juara eropa tapi gagal 4 besar di liga! drama makin yahud deh kini!

Thursday, 26 April 2012 at 08:35

Mourinho, Tetap Satu yang Spesial

madrid tersingkir secara pahit sesaat yang lalu. sebagai fans seorang mourinho saya turut merasakan sedihnya, namun entah kenapa tak begitu emosional karena buat saya yang utama adalah juara liga spanyol.
jujur saya bukan fans yang team oriented, but person oriented. kalau dipaksa bicara tim idola, saya akan tetap bersama lazio selamanya, walau tim ini tak sekompetitif dulu. tapi, bicara persona sepakbola, mourinho adalah idola saya sejak mampir di chelsea. so, saya jadi kena getah mou atas nama chelsea, inter, dan madrid. mau tak mau tim2 yang pernah disinggahi mou mendapat simpati dan empati dari fans seperti saya.
sebelum mou hadir di madrid, el clasico bukan apa2 buat saya. mau bicara partai sarat emosi, sejak era 90-an derbi roma tempatnya.
oke, saya setop urai tentang latar belakang tulisan saya.
singkatnya, sebagai pendukung mourinho saya cukup kecewa karena kegagalan semalam. pahit rasanya melihat ronaldo-kaka-ramos gagal menjalankan tugas di babak tostosan. inginnya sih finis dengan dua gelar tahun ini, tapi apa daya. usaha sudah dilakukan, namun belum saatnya rupanya.
buat saya, piala champions memang supremasi sepakbola. tapi, buat portofolio mourinho, kita sudah punya 2 piala ini sebelumnya. subjektivitas saya, ada baiknya hasil di liga spanyol dimaknai dengan indah karena karier mou sudah hampir sempurna saat ini. sukses di inggris, italia, kemudian di spanyol kini. soal piala champions masih bisa musim2 mendatang, ke mana pun mou akan hinggap kelak, selama masih di eropa, akan ada kesempatan piala champions berikutnya. menyempurnakan portofolio karier atas 3 liga terbaik di dunia ini saat lebih bermakna sebagai seorang pencari tantangan.
sabar yah madrid, toh sudah ada 9 piala serupa di lemari kalian.
kekalahan madrid kini membuat getah lama atas nama chelsea menempel lagi untuk didukung di final. sebagaimana ronaldo, nama2 seperti sneijder dan lampard ada benang emas yang tak putus dengan mourinho. memang menarik seandainya madrid-chelsea ada di final, tapi biarlah. mou, satu yang spesial.

26 April 2012 | 08:13

gatel nulis bola

sumpah, kalau bukan karena harus tidur coz pagi ini ngawas un, tadi pagi habis bola pasti saya sudah ketak-ketik untuk kompasiana. tapi, sadar prioritas tugas, niat itu diurungkan dulu sampai beres ngawas.
gara2 nge-notes di facebook sepi pengunjung, belakangan ini kalau mau belajar nulis yang uraian pribadi dilempar ke kompasiana. jadi, urai el clasico lalu dan laga2 lainnya gak semuanya kumpul lagi di fesbuk ini, tapi semua saya arsipkan di blog kok (sebaran urai yang pernah saya unggah di fesbuk, kaskus, atau kompasiana).
akhirnya hasil chelsea tadi memberi drama pada piala champions tahun ini. tak seperti tahun lalu yang datar2 saja, kejutan ala 2010 terjadi kembali. masih ingat kan aksi robben-riberry yang menghentikan skenario indah manchester united plus inter yang mematahkan juga skenario barcelona. nah, kali ini chelsea memberi cerita yang penuh emosi.
bermain di bawah tekanan lawan, penonton, dan wasit, si biru sukses keluar sebagai pemenang di babak ini. wasit? yah, kurang berpihak apa wasit melihat aksinya khas mereka di nou camp? kartu merah untuk chelsea diberi, penalti untuk barca jua disajikan. tapi, cerita tetap miring ke si biru.
siapa sangka torres bisa buat gol? siapa juga menyangka ramirez bisa memberi gol pemberi asa saat barca sudah unggul 2 gol? siapa sangka terry akan dikartu merah? siapa sangka messi akan gagal di titik putih?
dalam sepekan ini barcelona menjadi aktor utama, sayangnya kali ini dalam posisi penderita. tak ada niat mengecilkan, hanya saja kita diingatkan bahwa sepakbola tak melulu soal menyerang dan menyerang. dalam permainan ini ada juga hal lain yang perlu dipelajari: bagaimana mengenal lawan secara lebih intim dan bagaimana memanfaatkan keadaan. negative football apa sebuah kebodohan? melawan tim sekelas barca tentu inilah strategi jitu. lihat hasil di lapangan. madrid dan chelsea sudah memberi bukti bahwa bermain terbuka tak selamanya harus dipraktikkan.
okelah urai saya ini, nikmati dulu drama tadi, lanjut lagi malam ini, baru bicara soal final nanti. met pagi!!

Wednesday, 25 April 2012 at 08:29

Dor! Runtuhlah Kedikdayaan Barcelona

masih teringat aksi aneh torres yang tiba2 dapat bola di areal tak terjaga sama sekali. setelah hujaman serangan barcelona yang datang bertubi saya nikmati siksaannya detik demi detik, valdes dibuat tak berdaya dan runtuhlah kedikgdayaan itu. chelsea lolos ke laga terakhir.
sesungguhnya aksi chelsea sudah sempat tertutup saat iniesta melesakkan gol kedua barca. siapapun pendukung chelsea pasti lemas saat itu. sudah kapten terry dikeluarkan wasit atas dasar yang semu (tak ada tayangan berulang untuk kontak dengan alexis), kalah 2 gol sudah siap menyingkirkan chelsea. namun semua berubah atas aksi ramirez di akhir babak pertama.
mulai nampak pongah, valdes pun meremehkan serangan penghabisan itu. yah, serangan itu persis gol drogba di leg 1, dilakukan di waktu ekstra.
seperti pendukung chelsea yang lainnya pula, tak ada ungkapan malu dari saya untuk berharap chelsea bertahan saja karena hasil sementara sudah berpihak pada si biru sebelum babak kedua dimulai. jadi, negativ football pun harga mati buat saya. tampil minus 1 pemain lawan mighty barca, bermain terbuka dalam keunggulan adalah sebuah ketololan.
namun hal itu kembali hampir tertutup saat belum2 sang wasit kembali memberi hadiah penalti di babak 2. sungguh malang nasibmu barcelona, menyalahkan wasit dalam hal ini tidaklah dapat diterima akal sehat. sejenak saya curiga atas usaha tangan2 jahil untuk mengantar barca secara paksa ke final piala champions.
messi yang kata johan cruft akan tetap jadi pemain terbaik 10 tahun ke depan ternyata gagal mengeksekusi. dan ketika hujaman demi hujaman datang, lagi2 di waktu ekstra chelsea menghukum barca lewat aksi striker melempem torres.
sah2 saja bukan memilih taktik, kini antivirus tiki-taka sudah diketemukan oleh orang portugal, yang diadopsi italiano dengan perantaraan klub inggris.
barca yang digdaya akhirnya tak bisa melawan takdir untuk jadi juara berturut-turut. entah akan jadi apa chelsea di partai final nanti tanpa kehadiran terry dan punggawa2nya yang terakumulasi kartu.
akh, nikmati saja dulu….

25 April 2012 | 08:09

Mourinho dan Petualangannya

masih bergidik mengingat aksi ronaldo mengecoh valdes yang diikuti detik2 menegangkan akhir el clasico teranyar. saat pertandingan usai, seolah ada jalan indah menghampar di hadapan mourinho.
jose mourinho mungkin tak akan begitu terkenal bila di 2004 lalu fc porto tak mencetak gol penyama kedudukan atas manchester united untuk lolos ke semifinal champions league kala itu. beres dengan partai itu, jalan hidup mourinho menjadi begitu benderang. melaju ke final dengan santai, juara champions league atas monaco terengkuh.
musim berikutnya tawaran baik menanti dari klub2 besar. chelsea yang punya modal besar tapi tak berprestasi maksimal mengilap diasuhnya. piala di inggris dilahap semua oleh mourinho: juara liga, fa cup, piala liga, dan charity shield masuk portofolio.
dipecat bukannya jadi kemunduran, justru mou comeback dengan manis di inter. hanya lazio semata yang menggagalkan mou meraih piala super italia. gelar liga italia, coppa italia, bahkan champions league yang lama diidamkan internisti dipersembahkan.
berikutnya petualangannya berlanjut di tanah spanyol. dengan berani dia menerima tawaran kursi panas real madrid, dengan berani juga dia meninggalkan inter ke tanah di mana klub yang katanya terbaik di dunia saat itu-barcelona-berkompetisi. dapat caci maki kala kalah di el clasico pertamanya, kini setelah coppa del rey tahun lalu, juara liga primera spanyol juga siap masuk portofolio.
mourinho berpeluang menambah gurat emas bila sukses di champions league. tapi bila gagal, juara liga spanyol saja sudah sangat prestisius untuk melengkapi catatan kariernya sebagai pelatih terbaik di dunia yang sukses di 3 liga terbesar kiblat sepakbola dunia.
menjadi sosok yang berpindah-pindah klub dan terus meraja buat saya lebih memacu adrenalin ketimbang diam di satu tempat, buat saya mou lebih baik dari fergie, wenger, atau pep.
untuk kelengkapan, ada baiknya mou bertahan 1 musim lagi di madrid bila kelak juara champions league untuk piala dunia antarklub. kemudian latihlah 1 timnas tuk raih piala dunia dan eropa!

24 April 2012 | 09:47