Jumat, 25 Oktober 2013

Timnas Upper 30 Berjaya

ahay, penyebutan saya di judul asal saja. yang jelas saya terhibur dengan aksi para veteran semalam.
lama gak berseliweran di internet buat saya tak punya jadwal laga apapun pekan ini. untungnya saya gatel tuk gonta-ganti chanel tv. bosan dengan ovj dan yks, kala mnc tv diklik ternyata ada laga seru antara ind red vs utd red.
layar menampilkan menit 44 di waktu bermain, saya pikir babak pertama akan berakhir. skor sudah 4-3 tuk indonesia.
salah, mungkin karena laga antarveteran, ternyata durasi eksebisi ini adalah 2×40 menit, yang artinya sudah babak kedua.
saya terkesima dengan skor unggul para bintang lokal. pun bintang lokal yang saya tonton adalah para bintang era “bulan madu” sepakbola saya. menyesal saya tak tonton laga ini dari awal.
di layar muncul wajah-wajah familiar sang legenda kurniawan dwi yulianto yang berduet dengan bintang beku bambang pamungkas. walau ada firman utina, nama besar seperti bima sakti, anang ma’ruf, sugiantoro, atau hendro kartiko-lah yang buat laga ini penting buat saya.
deretan penyerang berikutnya yang turun macam zainal arif, budi sudarsono, atau gendut doni jua buat hati sumringah. mereka para bintangku dapat kesempatan unjuk gigi lagi dan berhadapan dengan tim berisi para idola mereka: para veteran manchester united.
ronny johnson, jasper, saha, bahkan owen tentu adalah bintang dunia di era bintang lokalku bersinar. terima kasih tuk promotor yang menggelar laga ini.
era kebintangan mereka memang tanpa gelar prestisius, namun tetap saja nama-nama merekalah yang buat diri ini bergairah menyaksikan laskar garuda berlaga di masa remaja dulu, jauh sebelum ingar-bingar televisi dengan invotainment-nya mem-blow up sepakbola.
para veteranku itu memang kosong prestasi, namun menang di laga eksebisi dengan bintang tua manchester adalah sebuah hal indah bagiku penggemar mereka. inilah kali pertama partai eksebisi lawan tim berkelas di levelnya yang buatku bangga mendukung indonesia. well, walau hanya level di atas 30-an tahun, menang tetap menang.
selamat veteranku, jaya kita!
 
24 October 2013 | 06:08

Ayo Tularkan Optimisme tuk Semua Garuda

seru hari-hari ini saat optimisme menggeliat karena ditularkan sebuah bukti bahwa timnas kita di level u-19 bisa beri prestasi beruntun. nama-nama besar level nasional seolah tak ada apa-apanya dibanding evan dimas, muchlis hadi, ilham udin, ravi murdianto, dan skuad lainnya. pun nama indra syafrie seakan mengangkangi nama sebesar rahmat darmawan, nil maizar, bahkan jacksen tiago.
sejenak saya hendak melihat generasi timnas yang menjanjikan. sesungguhnya di level senior juga ada nama besar bercokol, pun di timnas u-23; tapi kekosongan prestasi membuat nama besar itu seakan ikut hampa.
jajaran pemain naturalisasi di tim senior kini tak boleh lagi beralasan bila bertemu tim besar. toh materi mereka pun equal dengan materi tim lain yang sama senior, jadi jangan berdalih evan dimas cs hanya menang lawan tim junior (mereka telah melawan tim besar yang equal dengan mereka secara materi pula dan hasilnya kejayaan).
bintang besar lain semacam syamsir alam di timnas sea games juga sudah harus mengevaluasi prestasinya sejauh ini sebelum kembali berperang opini di dunia perkicauan. mereka juga harus bisa beri bukti lewat prestasi di level yang equal dengan mereka. kalau korsel saja bisa ditumpas adik mereka, andik cs harus bisa merajai asia tenggara bila mau bicara lebih lanjut.
semoga kemenangan adik-adik mereka bisa jadi triger yang memantik motivasi mereka untuk memberi prestasi. ibarat mengolah data di komputer. kala formulanya sudah dapat di hitungan sederhana, maka tak masalah menghitung banyak data lainnya walau hitungan rumit yang diolah. jadi, momentum ini harusnya bisa dipakai timnas garuda di semua level.
lihatlah kompatriot kalian yang junior. mereka melawan korsel namun berlaku selayaknya melawan laos. tak ada ketakutan dan kegugupan sejak awal laga. tak perlu takut bermain cantik. nikmati permainan dan membuat senyum di wajah rakyat tak peduli lawan yang muncul juara bertahan atau apa. tak usah mencari cara diving atau parkir bus atau berharap keuntungan dari wasit yang sudah “diurus” pengurus. ayo maju!

14 October 2013 | 08:04

Gaim, Kamen Rider Terbaru

yeah, akhirnya kamen rider wizard selesai eranya. petualangan haruto si penyihir menjaga gate demi mencegah persebaran phantom akhirnya selesai dengan kenyataan pahit akan asal-usul koyomi yang ternyata anak penyihir putih. kamen rider beast sang sidekick juga musnah ilmunya di akhir cerita demi mencegah kehancuran umat manusia di lakon ini. satu lagi deh rider selesai kita ikuti petualangannya.
***
kamen rider, atau pengendara bertopeng ini adalah waralaba film televisi yang tersukses selain super sentai aka power ranger dan serial ultra (ultraman). satu serinya yang populer di indonesia adalah kamen rider black dan skuelnya rx yang lebih dikenal dengan ksatria baja hitam.
memang kamen rider sempat vakum sejak rx tamat di akhir 1980-an. tapi sejak 2000 waralaba ini kembali hidup dan mengiring kontinuitas super sentai yang tak putus produksi hingga sudah 37 seri sejauh ini. era sebelum 2000 di kamen rider disebut era showa. nah setelah 2000 kamen rider memasuki era heisei.
cerita mulai berkembang dan tak melulu tentang cyborg atau android semisal #1, #2, X, Amazon, dll.
mulai 2000 muncul kuuga yang bukan cyborg tapi punya belt ajaib. disusul kemudian seri agito dengan 3 tipe jagoan (magic belt, mutant, dan project development). setelahnya ryuki muncul dengan dunia cermin.
masa depan kelam muncul di seri 555 (faiz). cerita dilanjutkan dengan blade.
dunia iblis atau oni muncul di seri hibiki. kabuto menyusul dengan kisah segitiganya. beres dengan itu den-o muncul dengan perjalanan persilangan waktunya. kemudian kisah njelimet 2 plot muncul di seri kiva. semua sempat disatukan di seri decade. kacau dalam plot maka masuklah ke era baru.
muncul duo manusia yang jadi satu jagoan di seri double (w). habis itu aksi eiji dengan koinnya muncul si seri ooo. terakhir sebelum wizard, anak2 sma dari amagawa seru2an di fourze.
kini dah masuk episode 2, ada jagoan baru bertajuk gaim. unik karena ini kamen rider buah-buahan dengan protagonis berlatarkan jeruk. tertarik?
kalau yak, yuk cari di google dan nonton. how?

13 October 2013 | 16:29 

Garuda Jaya Buat Indonesia Tersenyum di Malam Minggu

ahay, timnas mudaku kembali berprestasi. siapa sangka garuda bisa menohok sang macan asia. ahn jung wan atau park ji sung dengarlah: adik-adikku bisa setara dengan kalian!
yups, gak peduli dengan hal non teknis, bakal menang atau tidak, saya tetap nonton tv malam ini. bukan di rcti, tapi mnc sport (mo pamer dikit kalo bisa nonton di tv berbayar, hehehe).
bukannya karena dah ngebet sama aksi evan dimas cs. sesungguhnya semua karena jetleg malah buat mata gak ngantuk selepas tiba di kota medan siang ini. jetleg yang aneh memang (maaf kalo spelingnya salah). setelah semua rombongan saya tidur, terpaksa tv yang jadi teman melewati malam. perjalanan kali ini memang buat saya jauh dari anak istri….
sadar gak ada liga dunia, satu-satunya hiburan lapangan hijau kan yah ppa u-19. ya sudah nonton deh sembari nelepon istri di jakarta.
tak dinyana ilham udin dkk bermain asyik melawan korsel. ibarat kata ney, baru kali ini saya lihat timnas main indah waktu ketemu tim raksasa sejak menit awal. permainan memang gak sempurna dominan, tapi jelas anak-anak berkostum merah itu tak tampak gentar melawan para pemuda oriental berkostum serbaputih. permainan berlangsung berimbang walau akhirnya hujan menginterupsi laga. sempat shock sih kala gol penting evan dimas dibalas gol gratisan dari titik putih. tambah gondok karena yang kasih “ketupat ambon” ke gawang garuda jaya itu orang malaysia.
sempat ragu setelah baca kalkulasi kurang untung garuda jaya bila mission imposible ini gagal tadi di harian nasional waktu di pesawat. tapi determinasi para pemain benar luar biasa kali ini.
walau ini level junior, korea tetap korea brur. dan kapan lagi kita bisa menang kalau tak dimulai malam ini. anak buah indra syafrie pun kemudian beri bukti. 10 menit akhir senyum membahana menunggu peluit akhir.
dari medan keriuhan terdengar dari tempat saya. di ujung telepon istri saya bilang rame di kontrakan sebelah merayakan hasil 3-2 atas korea. yups, garuda jaya sukses malam ini. terus berjuang pemuda, maju terus dan jauhi politisasi. semangat!
12 October 2013 | 23:24

Selamat Bertanding di LPI, Junjung Sportifitas!

sebelumnya, saya bukan marketing penyelanggaraan LPI. kali ini LPI yang saya maksud bukan LPI saingan liga super di sekup nasional itu. LPI kali ini adalah liga pelajar indonesia.
saya tak tahu ini gawean pssi atau tidak. yang jelas turnamen ini tadi pagi di buka di kota kecil saya.
yups, lae saya yang masih smp semalam minta tolong diantar ke stadion merpati kandang persikad depok pagi ini tuk ikut pembukaan liga pelajar. wow, saya baru tahu kalau ada kompetisi kelompok umur di kota saya ini. masih menurut lae (ipar) saya, turnamen ini rutin digelar tiap tahunnya. karena kebetulan stadion merpati tak jauh dari cakra buana, tempat saya mengajar, dia minta ikut bareng.
pagi ini sang lae saya drop di stadion yang kosong di pagi hari. selesai mengawas mid semester di cakra buana, saya pun bergegas pulang. dan sebagaimana janji, saya lewat stadion merpati lagi tuk menjemput sang lae sekitar tengah hari.
beda dengan pagi, siang ini stadion cukup ramai. banyak perwakilan sekolah yang hadir di pembukaan yang langsung dipimpin nurmahmudi sang walikota.
saya terhenyak melihat stadion berumput hijau yang disesaki banyak pelajar smp dan sma/smk. agaknya saya sudah lupa kalau bola 11 lawan 11 itu masih ada di kota saya.
saya kira cuma futsal, futsal, dan futal saja yang digandrungi pelajar masa kini; olahraga yang saya nilai lebih ke gaya hidup ketimbang sepakbola sesungguhnya. ternyata kota saya akan melangsungkan turnamen yang mulai terlupakan karena tergerus futsal yang jelas beda.
katanya sama aja main bola, tapi jelas murid saya yang jago futsal takkan peka aturan off side, throw in, dll.
sayang, bahkan dua sekolah saya tak ambil bagian. selain cakra buana saya pun mengajar di yadika 12. murid saya juga mungkin jago main bola, tapi sekolah saya hanya punya tim futsal saat ini, tidak kesebelasan. untungnya sekolah eks tempat saya mengajar masih ikut. serasa masih punya perwakilan waktu “yapan indonesia” di panggil panitia dalam parade pembukaan.
selamat bertanding para peserta. jauhi tauran dan narkoba. semangat.

04 October 2013 | 16:35

Minggu, 29 September 2013

September yang Ceria buat Garuda


1380504020389706936
Garuda Senior
Hahay, semalam timnas gagal juga…. Padahal selepas babak pertama saya melakukan ritual minggu malam sebelumnya untuk stop nonton demi timnas menang, hehehehe.
Kala tim U-19 lawan Vietnam, imbang dibabak pertama, pertandingan saya tinggal tidur dan hasilnya juara. Beberapa teman di Kompasiana, Facebook, dll menganjurkan saya agar jangan nonton biar timnas menang. Atas dasar “usulan dungu” itu, plus timnas sudah unggul, saya jalani saja…. Sekalian waktunya saya pakai tuk nonton downloadan Kamen Rider Wizard, hahahahahaha…..
Lepas 40 menita berjalan di tontonan lain, saya geregetan juga ingin tahu hasil ISG. Deng, menit 80 ternyata, kondisi imbang 1-1. Wah bakal panjang ney. Selang beberapa menit saya balik lagi, hasil sudah 1-2 untuk Moroko dan waktu tinggal beberapa menit tersisa.
Geregetan, tegang, tapi akhirnya timnas memang harus kembali tertunduk.
Gagal kali ini, tetapi saya tak begitu kecewa. September ini tetap baik tuk Garuda Muda kita.
1380504080494130256
Timnas U-23
September ini tinggal satu hari, namun beberapa hasil baik telah mendatangi Laskar Merah Putih (plus Hijau) kita. Bagaimana tidak, timnas U-16 bisa jadi juara 2 apapun adanya. U-19 sendiri juara walau sempat kandas oleh Vietnam di penyisihan, di mana lawan tersisa adalah Thailand dan Malaysia. Lolos ke semifinal dalam kondisi terjepit itu sudah membangun mental. Ujungnya, juara tinggal menunggu uluran tangan Evan Dimas cs. Pun di ISG kali ini. Dengan sedikit keberuntungan timnas bisa melaju ke semifinal. Kalah 1-2 dari Palestina jadi terselamatkan oleh satu gol di gawang Maroko di laga sebelumnya. Kita pun berutang budi pada skor 3-1 Maroko atas Palestina. Di semifinal, siapa sangka kita bisa mengangkangi Turki. Dan kemenangan adu penalti lawan Turki plus adu penalty U-19 lawan Vietnam telah membuka segel kutukan timnas di sesi tostosan….
1380504129210763973
Timnas U-19
Jujur laga semalam adalah laga pertama saya menyimak ISG (padahal sudah 3 kali timnas main), label pertandingan finallah yang membawa saya mencari tayangan dini di remote TV sejak sore. Lepas MotoGP, RCTI ternyata menayangkan laga ini.
Oke, kalah. Tapi setidaknya timnas U-23 punya pengalaman berharga atas perolehan melawan nama besar Moroko dan Turki dalam sejarah baru kita. Kalau lawan Negara sebesar itu saja kita bisa mengimbangi, sudah seharusnya hasil bagus di raih di Sea Games akhir tahun ini.
Wokey September siap berlalu, kita jelang Oktober dan bulan-bulan selanjutnya dengan harapan yang seharusnya lebih baik. Di level senior melempem, kita masih punya harap beberapa tahun mendatang kala pemuda-pemuda negeri ini beranjak ke level itu.
1380504162514082095
Timnas U-16
Catatan saya yang lain, ternyata Syamsir Alam tak diapakai yah semalam. Padahal saya berharap melihat aksi spektakulernya sebagaimana ekspektasi saya atas kicauannya di social media. Salam September Garuda, salam Indonesiaku…..

30 September 2013 | 08:23

Jumat, 27 September 2013

Azazel Namanya, Musuh Bima Satria Garuda!

hahay, penantian saya antiklimaks.
menunggu pertarungan dua sosok serupa di tokusatsu lokal bima satria garuda, akhirnya cerita berjalan dalam suspens yang bukan harapan saya. memang tidak salah penulisnya, toh ini karyanya.
bima memang kalah dari kembarannya, yang ternyata mikail yang diberi power stone hitam oleh rasputin. berubah jadi tokoh kembaran bima bernama “azazel” itu, mikail sontak amnesia dan jadi prajurit rasputin. bima hampir kalah, untunglah monster kobra suruhan topeng besi menginterupsi duel tersebut.
konflik berkembang jadi perseteruan azazel dan topeng besi untuk pamer kekuatan demi jadi pelayan terbaik rasputin. well, cerita pertarungan bima dan azazel masih perlu waktu beberapa episode lagi.
kecewa, tapi beberapa tanya terjawab. azazel jelmaan bayangan hitam dalam ksatria baja hitam. dia akan jadi musuh bima yang tak sulit dikalahkan, walau mungkin kelak akan membantu bima manakala amnesianya sembuh.
saya coba browsing google kali ini. ternyata gambar azazel masih sangat minim walau di lapak mbah google sekalipun. info lain yang saya dapat, kisah ini hanya akan tayang 26 episode dalam rencana. pertanyaan saya, apakah tak akan sangat singkat petualangan rey, rendy, dan rena kali ini. padahal baru 3 power stone yang terekspos sejauh 13 episode ini. belum tampak kekuatan asli rasputin yang katanya memegang 4 power stone lainnya?
kalau memang ada rencana bima satria garuda season 2, semoga kelak tak diisi konflik yang dibuat-buat bak sinetron tv lainnya.
kenapa saya begitu concern dengan film anak-anak ini? semata karena saya rasa bima adalah implementasi dari jagoan impian masa kecil saya yang terkontaminasi kotaro minami action. namun melihat cerita kamen rider jepang di era heisei lainnya begitu menarik, kompleks, dan dewasa; saya berharap bima pun punya kisah yang sama.
coba tonton kuuga sampai wizard, anda akan heran dan tak akan begitu saja melabeli kisah kamen rider jadi tontonan anak semata. saya juga baru sadar setahun terakhir sih.
ya sudahlah, terus berjuang yah bim, semangat!

24 September 2013 | 10:41