di negeri ini judul di atas mungkin bisa dibantah. coz apa seh yang gak
bisa kalo punya uang? gak cuma harta-tahta-wanita, prestasi pun bisa
dibeli di sini.
tapi beda dengan dunia sepakbola, khususnya sepakbola
eropa. massimo moratti pagi ini memang berhasil menuai taburan uangnya
tuk membangun prestasi, tapi itu tak semata2 uang, tapi usaha keras.
hampir putus asa dia bekerja tuk memimpin klub haus prestasi sekelas inter. tapi, baru empat tahun terakhir semua bisa dituai.
di
inggris, ada roman abrahamovic yang jua berusaha melakukuan pekerjaan
moratti, memang cukup dua tahun saja dia sudah bisa melihat hasilnya,
tapi percayalah itu bukan hanya uang semata, melainkan usaha.
uang
memang bisa membeli alat usaha, alat usaha tuk usaha, tapi usaha tak
melulu sama dengan prestasi. semua perlu kontinuitas dan tak berhenti.
seorang
syekh yang saya lupa namanya memang sedang berusaha serupa di
manchester city. apa nyana, pagi ini sebuah target jangka pendek masih
gagal diraih. uang sudah berlimpah di siramkan ke pot bernama city of
manchester, tapi belum sekarang saatnya menuai. usaha belum berbuah, di
sinilah kesabaran sang pemodal dipertanyakan. akankah pupus harapan tow
tetap berusaha.
pelajaran sederhana, uang bukan segala. terutama di lokasi yang semuanya berkompetisi tanpa henti.
siapa
bisa menyangsikan kegagalan city? semua bukan karena kecurangan wasit
dan segala konflik kepentingan yang timpang ke pemodal model yang
terjadi di negeriku, semua karena usaha yang gigih tetap kalah dari
usaha yang lebih gigih lagi.
uang memang bisa membeli alat tuk
berprestasi, tapi tidak prestasi itu sendiri. kegigihan usaha tak pernah
berhenti, terus berjalan!
karenanya, gak usah takut kalah modal
dalam hidup ini. usaha dan usaha, pun saya sedang berusaha tuk banyak
hal yang tentu saja belum sampai pada saat menuai.
percayalah tak ada
yang sia2 di dunia, selama usaha ada. tapi sadarlah akan tanamanmu.bila
ingin singkong tanamlah singkong, jangan harapkan kacang bila singkong
yang kau tanam.
usaha dan gak menyerah!
pagi!
Thursday, 6 May 2010 at 06:44
Tidak ada komentar:
Posting Komentar