Rabu, 25 Januari 2012

de javu

saat semua begitu sempurna di kesempatan pertama, tuntutan untuk lebih selalu muncul mengikutinya. semua akan terasa tak tepat target tatkala lebih itu gagal, apalagi bila sampai kurang. demikian rasa yang terkesan hari ini.
di moment serupa tahun lalu rasanya semua begitu maksimal di saat hari pelepasan merpati binaan kembali ke pangkuan induknya. setelah sekian titik keringat tercucur, ditambal sulam dengan air mata dan mungkin darah, semua terbayar sempurna dengan kebersamaan terakhir dengan merpati-merpati itu. dan di hari penentuan pun senyum terurai sempurna.
mungkin karena perjuangan bersama merpati di belantara yang ini baru dua kali kulalui, seolah hari ini hanya bisa dibandingkan dengan yang lalu, dan yang lalu pun terasa lebih.
semoga cuma kesan di hati saja yang begitu, tak di mata duniamu merpati-merpatiku. semoga tetap banyak hal yang terselamatkan dalam indah dan buruknya hari2 yang kita lalui bersama.
biarlah ketidakmaksimalan ini cuma dalam kesan semata, dan bukan dalam hasil nyata yang akan kalian terima.
berikut langkah baru terjaga untuk kalian pijak dan terbangi. lakukan semua dengan indah seutuhnya. selami dengan kuatmu, dan berhenti ketika tiba saat tuk menghela nafas demi aksi lebih jauh lagi.
selamat kembali pada indukmu. de javu ini selalu kembali padaku, tidak padamu.
kala de javu berikutnya, kan kocoba tuk jua seutuhnya walau mungkin kan lebih luntur di makan zaman.
benar kata para jawara, mempertahankan lebih sesah dibanding memenangi. so de javu berikutnya menunggu. kita lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya.
pemain zaman, silakan sajikan merpati terbaru, tak ingin merpati lama lagi (bukan tak sayang bukan tak cinta, tapi memang sudah seharusnya dilepas saat ini).
sepekan lagi hari penentuan, berdoalah!
gw juga ga ngerti poin uraian ini, semoga ada yang bisa!

Saturday, 1 May 2010 at 16:18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar