Selasa, 24 Januari 2012

mirisnya sepakbola

lg pengin ngetik aja maka gw tulis notes ini.
kadang kenyataan itu memang pahit dalam kehidupan, apalagi dalam sekup yg lebih kecil bertajuk sepakbola. jadi gw coba nulis beberapa hal yg terasa miris dalam drama di panggung ini.
siapa gak tahu RYAN GIGGS yang multitalent, setelah semua gelar yang dia raih bersama man united, siapa yang memastikan kenyamanan hatinya sebagai salah satu pesepakbola kelas atas yang tak pernah tampil di ajang "piala dunia". kalo gw jadi novelis, tentu karakter sehebat ini sayang betul kalo gak pernah maen sedetik pun di world cup. miris!
MORIENTES dan RONALDO, pemain2 ini tentu penasaran sama uefa champions league, beberapa kali tampil di klub papan atas, mereka gagal dan dianggap sial sama event itu. tapi, ketika mereka pindah di tengah musim (mori ke pool dan ronnie ke milan) yang artinya mereka gak berhak main di klub baru dalam champions league, klub baru mereka naik podium. mori emang sempet ikut di podium champions league bareng gerrard and the reds, tapi dalam catatan kariernya dia dianggap tak berkontribusi pada gelar tersebut. padahal teman setim tentu terbantu dengan kehadiran mereka, walau dari bangku penonton (sedih).
ZINADINE ZIDANE, siapa yang gak kagum sama doi. semua gelar udah dia dapet, tapi... event penutup kariernya dikecam banyak orang. tandukan di dada materazzi tentu jadi nila setitik akan perestasinya yang bak susu sebelanga, sayang yah closing event-nya sang legenda.
tapi udahlah, bagian dari drama yang indah aja (indah di sini artinya penuh warna dan gejolak emosi).
ke depan, entah drama miris apalagi yang tersaji.
selamat siang!

Friday, 30 April 2010 at 14:34

Tidak ada komentar:

Posting Komentar