Kita bertemu, juga bertamu
Dan jawabnya segala gelak, canda,
tangisan, hardikan,
senyum,
delik benci,
namun juga kepedulian yang teruntai
Semua begitu penuh warna, merah, kuning, biru, hitam, atau putih.
Hingga tangan pencengkeram berusaha memisahkan kita dari segala rasa ramai sebelumnya
Kita pernah suka bersama
walau jua ada kelahi
mungkin kau temukan duka
atau juga kuraih cinta
mungkin dia toreh luka
tak terpungkiri semua rasa pernah ada
di tanah
di tanah kita
di tanah kita bersama
di tanah kita bersama berdiri
di tanah kita bersama berdiri menengadah
di tanah kita bersama berdiri
di tanah kita bersama
di tanah kita
di tanah
hingga semua gelak itu dipaksa pergi
mencari ranah lain tuk dihiasi
hingga sepi kini,
sepi,
sepi....
Semoga akan ada gelak kita lagi di sana, semoga....
doakan kita kembali di tanah ini
Rata sudah
Tuesday, 23 June 2009 at 03:30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar