Selasa, 24 Januari 2012

kepak elang yang lunglai

masih inget starting elevennya: marchegiani, favalli, nesta, mihajlovic, pancaro, nedved, veron, simeone, conceicao, mancini, dan salas. di banch menunggu simone inzaghi, couto, boksic, almayeda, sensini, negro, dan master sven eriksson. di tribun vvip sergio cragnotti jumawa jadi abrahamovich era 90an.
gegap gempita menggema, kebenaran menyingkirkan juve yang sarat mafia wasit ke tepi tuk beri jalan pada rajawali ibukota mengepak sayap mengangkasa.
pesta usai sudah, lopez, crespo, mendieta, poborsky, stankovic, stam, dabo, manfredini, liverani, oddo, giannichedda, fiore, mudingayi, cribari, cesar, bazzani, corradi, zauri, jimenez, serta pandev datang dan pergi tuk menegakkan kepala sang rajawali, menjaga kepak sayapnya tetap bisa membawa ke udara. setidaknya bisa mematuk serigala ibukota, zebra dari turin, dan dua titan kota mode; walau bukan lagi nomor satu....
tapi itu cerita lalu, sebuah dongeng indah di dekade perdana milenium ketiga.
kini sang rajawali ringkih di papan bawah, hanya jadi pesakitan semata, dan mungkin tahun depan di kasta kedua, kemudian ketiga, keempat, kelima, atau juga gugur di tanah.
sedih, itu pasti. tapi ini memberi arti kehidupan. hidup tak hanya saat ini. hidup tak hanya kesuksesan ini. hidup adalah perjuangan yang tak henti-henti. seperti kata band pelantun "elang" pengagum gibran tuk rajawali.
muslera, diakite, stendardo, radu, kolarov, baronio, firmani, mauri, ledesma, brocchi, rocchi, del nero, zarate, dan matuzalem tugasmu kini memperjuangkan sang rajawali, untuk kembali terbang tinggi, setidaknya dapat mematuk srigala tahun ini!

semangat
SEMANGAT
!!!!!!!!!!!!!!!

-lazzialle anonim-

Tuesday, 9 March 2010 at 08:41

Tidak ada komentar:

Posting Komentar