Selasa, 24 Januari 2012

tenggelam

Malam tadi kala melayangkan pandang ke sisi jalan kulihat puing-puing bangunan dari sebuah lokasi yang selama ini kupikir masih berupa sawah. Rupanya semua sudah banyak berubah, bahkan ternyata sudah pernah dibangun dan kini telah dihancurkan kembali.
Teringat aku akan beberapa pekan silam, saat di perpus sekolah kutemukan sebuah komik lama yang membawaku melayang pada masa silam. Masa-masa kecil yang senang dengan pelbagai warna-warni yang menghiasi.
Rupanya semua pikir tentang masa silam begitu menyenangkan. Entah karena hati ini sedang tenang atau memang masa laluku gilang-gemilang, tapi rasanya apresiasi yang tersaji di hati hanya senang-senang-senang.
Rasanya ingin kembali ke masa itu. Masa-masa puing yang kulihat itu masih berupa sawah tempat dulu mencari sarang burung dan kecebong, saat-saat komik itu mengisi pola pikir tuk diimitasi, dan waktu-waktu semuanya nyaman dan tenteram dalam kepak sayap orangtua....
Sesungguhnya saat ini pun suasana tak jauh berubah. Naungan orangtua masih menjaga, tokoh fiksi dari komik masih jadi idola, pun puing-puing itu tak menggetarkan hati pula.... Tapi, entah kenapa nyaman rasanya berada pada ketika itu.
Coba lagi kuselami masanya.... Ingat aku akan kelamnya masa, khawatir pada waktu, dan masalah saat-saat lalu.... Tapi, kenapa rasanya masih tetap indah masa itu yang terkenang dan menyamankan, kenapa bukan penyesalan yang harus diurai, padahal masa, waktu, dan saatnya tetap kuyakini seimbang pada sisi baik dan buruk bak dua sisi uang logam?
Gampang, karena masa itu sudah berlalu, dan dalam masa itu rasanya ada kemenangan yang membuat bertahan hingga hari ini. Kesulitan dan kesukaan terus tersaji dalam hidup di setiap masa, waktu, dan saat. Hanya saja saat yang lalu sudah terlewati dengan tetap bertahan, dan itu membuat diri yang "kini" merasa bangga dengan itu semua yang jadikan hati tenang.
Akan saat ini? Mungkin ada gundah, takut, atau keraguan, tak apa..., kelak saat terlewati dan kembali kita longok dalam saat kita yang "nanti", semua akan jadi bunga indah tuk dinikmati. Tenggelam aku akan masa indah, biarlah....
blubug... blubug... blubug....

Saturday, 20 March 2010 at 12:18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar