Rabu, 25 Januari 2012

klonengan

setelah meraih ISO di kaskus dan mempelajari beberapa hal tentang tingkah polah para kaskuser dan informasi2 yang ada, saya hendak berimaji tentang sebuah cerita. semua berimbas dari ide klonengan. tuk raih cendol sebanyak2nya, saya bertekad membuat sebuah user baru dan mengejar kembali ISO. setelah bisa, saya saling melempar cendol antar sesama user saya, tujuannya satu: dapat grp (good reputation poin) berbentuk cendol sebanyak2nya.
puas dengan itu, saya kepingin thread2 saya ramai dikunjungi. kalo ga bisa menarik user lain berkomentar, saya tergoda untuk kembali buat new user id buat sekadar berkomen di thread user saya yang sesungguhnya. ga cukup 3 user, jaya buat 4, 5, 6, dan seterusnya. jadilah saya seorang yang punya thread yang seolah keren dan ramai, yang akhirnya punya keuntungan buat saya sendiri. dengan grp yang menghijau maksimal, thread di fjb saya pun ramai dan saya bisa berbisnis dengan laris.
idenya sederhana: dimulai dari eksistensi, muncullah kredibilitas, dan berakhir dengan provitabilitas buat diri.
tiba2 saya tertarik dengan sebuah kemungkinan paling buruk berkenaan dengan inspirasi dari sebuah info dari kaskuser lain tentang inggris. maka inilah sebuah FIKSI karya saya (sekali lagi ini adalah fiksi imaji saya, maaf bila ada yang marah, ini fiksi)!

tersebutlah sebuah negara penjajah yang bernama inggris, sebuah negara pulau yang menguasai dunia di masa lalu. di era modern, ketika penjajahan mulai dianggap buruk, maka dibentuklah negara klonengan bernama amerika serikat. klonengan ini adalah boneka untuk menutupi dosa inggris. amerika kemudian dibuat besar sementara keuntungan terbesar diraih inggris, karena semua dosa dan masalah penguasaan dunia ditimpakan pada klonengan, sementara profit masuk ke penguasa sesungguhnya. kemudian puas dengan klonengan pertama, inggris membuat boneka berikutnya bernama uni soviet. klonengan kedua ini diadu dengan klonengan pertama demi meraih perhatian utama dunia.

maaf coz dari hp jumlah karakter terbatas, ane terpaksa nyambung cerita di komen.


dengan perhatian dunia yang hanya pada masalah antara amerika dan uni soviet (antarklonengan), banyak hal lain yang di luar perkiraan masyarakat dunia untuk dibenahi lebih lanjut. larutlah dunia pada hal itu.
sementara menikmati keuntungan dari keramaian yang ada di dunia, inggris pun buat klonengan2 lainnya satu per satu, no 3, 4, 5, dan seterusnya. jadilah dunia ramai oleh lonengan2 yang saling mendukung maupun berkonflik dalam segala hal yang keuntungan aslinya masuk ke negara yang "terkesan biasa" saja di pulau kecil itu.
bosan dengan konflik amerika dan soviet, dimunculkan masalah baru yang lebih seru, konflik yang lebih dingin dari perang dingin antar klonengan bernama irak dan iran. emosi juga muncul di kisah ini, banyak yang berpihak dan berkubu, tapi tetap inggris yang untung.
selesai dengan itu dimunculkan konflik antar klonengan bernama amerika vs afganistan dan irak. sementara untuk menjaga semuanya, inggris masuk ke forum dunia bernama pbb (yang anggotanya tentu mayoritas klonengannya).
pbb seolah berguna namun sesungguhnya ikut dalam arus keuntungan inggris, tapi percayalah.... yang menanggung dosa adalah klonengan bernama amerika.
kini, untuk upaya lebih lanjut klonengan lainnya bernama israel diadu dengan palestina. tujuannya perang di dunia. seolah semua akan terbakar dengan konflik yang dilatari agama ini. tapi tujuan utamanya tetap keuntungan.
sementara dunia kelak bertempur, walau klonengan2 dan inggris akan terlibat di sana, tanpa sadar dunia akan menghabiskan semua kekayaam untuk senjata dan perang yang sesungguhnya memberi keuntungan pada si penguasa dunia yang kelihatan tak berdosa itu.
kelak saat semua hancur inggris akan ikut rusak, namun sebenarnya hanya mengorbankan luar/make up-nya saja tanpa memperlihatkan kekayaannya yang sudah menggunung. penduduk dunia tak menyadari ini, dan masuklah semua dalam lingkaran setan itu.
hebatlah sang penguasa, cakarnya yang tertanam sejak lama tak disadai mangsa yang diadu domba.

-tar lanjut lagi dah-
(1x lagi, ini fiksi ane)  
 
bagaimana kalo praktik ini benar2 nyata adanya. sementara kita sibuk membela mereka yang punya kepentingan dan kesamaan dengan kita, siap membela, bahkan rela mati; di luar sana ada yang tertawa bahagia menikmati runyam ini semua.
kadang ane mikir tentang ungkapan lenon: bagaimana seandainya tak ada negara dan agama (imagine). tapi ane tak menafikan kondisi kalo emang bener kita perlu melepas sedikit hak2 kita untuk diatur oleh sebuah institusi bernama negara, dan tentu saja agama!
 
kadang kala ada ribut2 kita tak selalu jernih melihat masalah, kita suka membela yang kita pikir benar hanya karena kedekatan kita dengan belaan kita. bahkan kita sudah menghakimi lebih lanjut sebuah pihak sebagai yang salah karena bukti empiris akan kesalahannya, bukan kondisi sebenarnya dalam masalah itu. biasa memang, dan sering terjadi!
lalu bagaimana bila dua pihak yang berkonflik ternyata tak benar2 berkonflik, bila ternyata ada skenario besar di balik cerita ribut mereka, tentu aksi kita yang mulia sekalipun hanya jadi bahan tawa tak bermakna.
jujur di dunia ini banyak konspirasi. semua bak kentut yang dirasakan tapi tak bisa dibuktikan!
siapa percaya kalo fiksi saya di atas benar fiksi adanya? siapa percaya kalo osama benar2 musuh amerika? siapa percaya kalo 1109 benar adanya? siapa percaya kalo teroris itu benar2 karena doktrin agama? siapa percaya tentang israel palestina benar adanya? semua bisa mengacung, bisa juga tidak. tapi pertanyaan saya yang terakhir, siapa percaya akan konspirasi terbesar di dunia? mungkin baru saya. ini bukan hasutan, hanya sekadar share!
 
Saturday, 5 June 2010 at 22:15
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar