kalo bicara soal cinta, tak ada keraguan di hati akan semua yang sudah
ada untuk dijaga dan dipelihara selamanya, sungguh. dan rasa bersyukur
tentu terpanjat dari diri senantiasa.
tapi, bicara soal posisi
sebagai jati diri dalam hidup ini, inilah yang sedang saya urai di
catatan saya ini. pertanyaannya adalah mirip syair lagu basejam: mau apa
aku ini, tak kumengerti.
oke, tujuan hidup ga usah kita omongin dulu, sekarang ini saya cuma risau akan keadaan diri: sudahkah sesuai?
saya
tidak ingin disebut sebagai sosok yang tidak bersyukur atas segala
pencapaian saya saat ini. memang belum banyak yang tergapai, tapi tuk
pemuda 28 tahun yang banyak bermimpi...., beberapa sudah tergapai.
kadang rasanya hati cukup puas dengan semua yang ada. setidaknya saya
tak harus selalu mencemburui kehidupan orang2 di sekitar. saya tak harus
selalu melongok ke atas dan meratapi kecilnya diri. secara harafiah
badan saya memang tidak kecil, ha3.
tapi dalam keadaan itu saya
sedikit tersindir dengan sebuah pernyataan kalau saya "terlalu cepat
berpuas diri". saya mulai berpikir kembali tentang upaya mengevaluasi
diri dan mengapa saya tak berusaha mencari tantangan baru. bukankah
sebelumnya saya terbiasa akan lingkungan baru dan tantangan.
sebelumnya,
kalo dipikir2 saya sudah pernah beberapa kali melompat dan tak pernah
kalah (dalam arti resign karena gak sanggup) kok, jadi kenapa jadi
melempem.
lalu, bagaimana dengan kebingungan itu, tak bersyukur atau
terlalu cepat berpuas diri? mungkin benar kata mereka, ini bukan masalah
bersyukur, tapi tantangan tuk diri. mumpung diri masih muda, kenapa
takut no way back yah. bahkan sebagai pemuda nyangkut di rumah ortu
ngapa takut ga makan yah, he3. mungkin itulah sebab yang sama yang buat
mourinho ke real madrid.
lalu bakal kek the special one? kalau ada kesempatan, kenapa tidak, he3.
udahlah. ini urai hati semata, sekalian memanfaatkan fasilitas fb di ujung sisa pulsa sementara ini.
selqamat siang!
bersiap nonton prince of persia ney di blok m square (rupanya gada robin hood here).
Thursday, 27 May 2010 at 16:07
Tidak ada komentar:
Posting Komentar