baru saja selesai laga manchester united (mu) vs bayern muencen (bm)
yang penuh keringat dan semangat. tak terlihat memang pertengkaran dan
kontak fisik antara pemain di akhir laga, namun tetap saja layaknya
sebuah pertempuran, emosi masih menggelora di hati punggawa kedua tim,
bahkan di hati para fans yang ribuan kilometer jauhnya dari old
trafford.
sejenak di home fb bisa gw liat puluhan status kawan yang
bersorak kegirangan, juga penyesalan segelintir kawan yang timnya kalah
(walau gw acungi jempol kalo masih bisa berkomentar). mu menang secara
partai, tapi tersingkir oleh 2 gol bm secara aturan gol tandang.
kalo
aja gw yang nulis ini masih gw yg kemarin2, tentu gw juga bersorak
tanpa pikir atas hancurnya dominasi inggris di piala chamipion, lebih
lagi, gw akan berjingkrakan melihat tim fergie yang dah lama gw benci
terkapar. tapi gw yang ini dah sedikit lebih gede (emang gede x), gw gak
akan ketawa terlalu lebar.
gw sadar keberadaan mu di level ini bukan
tanpa perjuangan. gw yakin kata2 ajaib itu (yang sering gw jadiin modal
bertahan kala gundah: TUHAN TAKKAN MEMBAWAMU SEJAUH INI, HANYA UNTUK
MENINGGALKANMU), juga ada di benak pemain mu dari awal. jadi, apa mereka
ditinggalkan? enggak! Tuhan tak membiarkan umatnya, tentu ada alasan
yang akan terpahami satu saat kelak, kalo udah waktunya.
namanya kompetisi, menang dan kalah itu wajar, karena itu, yang menang teruskan perjuangan, dan yang kalah jangan berputus asa.
usaha maksimal kita adalah yang utama, yang selanjutnya kita sinergikan dengan kemauan Tuhan! jadi, teruslah berjuang.
gw
yakin pencinta mu akan gundah beberapa hari ini, tapi percayalah kalau
gw juga pernah gundah lebih dari itu ketika chelsea kalah di final 2008.
bahkan dalam hidup gw pernah lebih kalah lagi! senyum gw hari ini
pun gak menjamin kemenangan selalu esok atau nanti. benar kok, hidup itu
kompetisi, maka berusahalah dan berdoa. mu vs bm hanya contoh kecil
aja.
mari jadi pemenang, namun jua tak meremehkan mereka yang kalah.
TUHAN, bantu aku memenangkan kompetisiku! amin.
Thursday, 8 April 2010 at 05:11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar