toeti heratih, seorang penulis, dulu pernah bilang, untuk berkarya
seseorang butuh sakit atau luka. karena, luka dan sakit akan menuntun
kita menyajikan kata2 yang lancar dan runtun dalam menyampaikan segala
isi hati dalam karya berupa tulisan.
tentang ini gak gw ragukan, coz
pernah dan seringkali terbuktikan. tapi kali ini gw coba nulis tanpa
gundah yang didramatisir, luka yang gw bawa juga cuma sariawan aja,
so..., jangankan lancar menggelar kata dalam karya, gw aja gak tau mo
nulis apa.
bukannya gak punya luka yang artinya semua baik2 aja, tapi
emang gak berniat berpikir keras tuk hari pemulihan ini. cuma pengin
manfaatin fasilitas aja, secara cuma ponsel ini instrumen yg gw punya
tuk isi kosong dan jenuhnya kungkungan dinding kamar. gw gak akan umbar
amarah, betapapun itu ada.
gak tahu mau apa selain tidur, ngetik ga jelas model skrg ini, ataukah lelap dalam tidur lagi.
jelas
sariawan ini gak seru jadi tema tulisan, tapi kalo ada yang mampir di
note ini dan singgah, mohon maaf membuang waktu anda.
masih larut
dalam sisa space yang mungkin dari tulisan ini, biar deh ketawa2 sendiri
ngelihat kedua jempol gw berlombaan meraih setiap tuts yang qwerty ini,
kenapa juga bukan asdfgh yah, kekurangan vokal kali yah di deret
barusan.
mau nulis, mau berhenti mengajar, mau berhenti mengoreksi,
mau nulis-nulis-dan nulis aja, tapi gakkan makan keluarga gw kalo belum
punya karya fenomenal, kalo cuma nulis.... tapi juga gak mau menukarnya
dengan sakit tow luka yang fenomenal.
yah udah kelarin aja deh.
sariawan
ini cukup mengganggu, sakitnya berasa tapi gak menginspirasi. mungkin
benar kata seorang kawan, kurang vitamin c, vitamin cium katanya....
dari
buah kuning, asem, garem, albotil, sampe sambel dah dicoba, tapi cuma
meringis menggigit bibir bagian sampingnya aja. sariawan, oh nikmatnya!
kembali
rasa sakit jadi stimulus sebuah karya, karya yang nothing kalo kata
vincent-desta dulu di tvm jubang! tow masterpis kata insomer malas yang
bangun kesiangan coz kbanyakan meringis melihat lesakan messias di
barca.
Wednesday, 7 April 2010 at 12:16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar