Selasa, 24 Januari 2012

menulis

mungkin kekasihku kan tertawa kalo lihat diri ini kok mulai rajin memanfaatkan fasilitas notes di fb yah. mungkin dia kan mengira aku sedang ingin melatih daya menulis lagi yang sempet lama tak tersalurkan sekaligus berbulan madu dengan apresiasinya oada tulisan2 sebelumnya. atau, mungkin dia mulai menyangkaku "sakit" lagi, karena seperti uraiku akan kata seorang pujangga tentang rasa sakit yang buat tulisan akan hidup.
aku percaya kesimpulan itu, karena memang begitu nikmatnya menumpahkan luka dalam kertas yang kuukir dengan pena atau mengisi sebuah file words dengan pijatan jemari di atas keyboard penuh cucuran air mata. cengeng? rasanya tidak, malah muncul kenyamanan telah mengurai semua dalam karya, bangga karena ternyata isinya indah, dan tentu sedap saat jadi dokumentasi yang bisa dikuak di galau yang sama.
lalu, apa sakit tuk kali in? tak ada! jadi berbulan madu tuk apresiasinya? rasanya juga bukan. mungkin lebih pada memanfaatkan kesempatan yang ada, dan kalau boleh kita sebut saja melatih kembali daya menulis.
jujur kehadirannya yang bawa damai di hati juga melenakan diri untuk kembali berkarya. tiada lagi rasa sakit itu, yang biasanya memacu diri menegangkan urat leher sendiri kala mengernyitkan dahi memikirkan segala. tapi aku tak merindukan rasa sakit itu tentu saja. kenyamanan ini akan kujaga.
namun saat ini kungkungan prisma segi empat bernama kelas ini memeluk. di hadapan nampak mereka saja, murid2 yang sedang jadi korban kesalahan sistem pendidikan bangsa keparat ini. mereka berlatih dengan serius (walau beberapa tidak) untuk ujian akhir yang merupakan proyek pemerintah. aku tak mengajar, hanya mengawasi....
walaupun dengan cerdiknya mereka menyiapkan koran dan majalah di meja, toh aku memanfaatkan ini tuk bunuh waktu. menulis.
mungin kau kan protes dengan katakan ini korupsi waktu tow kesempatan. tapi kataku, kalau kau hanya jadi sistem yang memanfaatkanku, kenapa kita tidak bersinergi saja dalam hubungan mutualisme.
masih kumanfaatkan saat2 ini, tapi waktu tak kunjung terbunuh. bosan!

Thursday, 25 February 2010 at 11:32

Tidak ada komentar:

Posting Komentar