mungkin kekasihku kan tertawa kalo lihat diri ini kok mulai rajin
memanfaatkan fasilitas notes di fb yah. mungkin dia kan mengira aku
sedang ingin melatih daya menulis lagi yang sempet lama tak tersalurkan
sekaligus berbulan madu dengan apresiasinya oada tulisan2 sebelumnya.
atau, mungkin dia mulai menyangkaku "sakit" lagi, karena seperti uraiku
akan kata seorang pujangga tentang rasa sakit yang buat tulisan akan
hidup.
aku percaya kesimpulan itu, karena memang begitu nikmatnya
menumpahkan luka dalam kertas yang kuukir dengan pena atau mengisi
sebuah file words dengan pijatan jemari di atas keyboard penuh cucuran
air mata. cengeng? rasanya tidak, malah muncul kenyamanan telah mengurai
semua dalam karya, bangga karena ternyata isinya indah, dan tentu sedap
saat jadi dokumentasi yang bisa dikuak di galau yang sama.
lalu, apa
sakit tuk kali in? tak ada! jadi berbulan madu tuk apresiasinya?
rasanya juga bukan. mungkin lebih pada memanfaatkan kesempatan yang ada,
dan kalau boleh kita sebut saja melatih kembali daya menulis.
jujur
kehadirannya yang bawa damai di hati juga melenakan diri untuk kembali
berkarya. tiada lagi rasa sakit itu, yang biasanya memacu diri
menegangkan urat leher sendiri kala mengernyitkan dahi memikirkan
segala. tapi aku tak merindukan rasa sakit itu tentu saja. kenyamanan
ini akan kujaga.
namun saat ini kungkungan prisma segi empat bernama
kelas ini memeluk. di hadapan nampak mereka saja, murid2 yang sedang
jadi korban kesalahan sistem pendidikan bangsa keparat ini. mereka
berlatih dengan serius (walau beberapa tidak) untuk ujian akhir yang
merupakan proyek pemerintah. aku tak mengajar, hanya mengawasi....
walaupun dengan cerdiknya mereka menyiapkan koran dan majalah di meja, toh aku memanfaatkan ini tuk bunuh waktu. menulis.
mungin
kau kan protes dengan katakan ini korupsi waktu tow kesempatan. tapi
kataku, kalau kau hanya jadi sistem yang memanfaatkanku, kenapa kita
tidak bersinergi saja dalam hubungan mutualisme.
masih kumanfaatkan saat2 ini, tapi waktu tak kunjung terbunuh. bosan!
Thursday, 25 February 2010 at 11:32
Tidak ada komentar:
Posting Komentar